BT-MAX

BT-MAX adalah produk biokontrol yang dirancang secara efektif untuk mengendalikan hama seperti ulat grayak, ulat daun, ngengat punggung berlian, ulat potong, dan nematoda. Memanfaatkan kemampuan pengendalian hama alami dari Bacillus thuringiensis dan Serratia marcescensmemberikan solusi ramah lingkungan untuk masalah pertanian yang umum ini, mempromosikan pengelolaan hama yang berkelanjutan dan melindungi tanaman.

Komposisi Utama

Bacillus thuringiensis strain 4042 Serratia marcescens strain NPKC3_2_21

Solusi Untuk

Jelajahi Solusi

DECOHUMAT

DECOHUMAT, kondisioner tanah biologis dan humate, dirancang untuk meningkatkan kesehatan tanah dengan perpaduan unik mikroba pengurai. Mikroba ini mahir dalam penguraian selulolitik, ligninolitik, dan proteolitik, sehingga sangat efektif dalam bioremediasi dan pengendalian penyakit yang ditularkan melalui tanah.

BACTOPLUS

BACTOPLUS, pupuk mikroba multi-strain, diformulasikan secara khusus untuk meningkatkan produksi buah dan lateks serta pertumbuhan akar, batang, dan daun pada berbagai tanaman.

NutriPlan

NutriPlan adalah produk nutrisi tanaman organik esensial yang dirancang khusus untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bunga, buah, dan umbi. Hal ini sangat penting dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap tekanan lingkungan, memastikan pertumbuhan yang kuat dalam berbagai kondisi.

HumaTOP

HumaTOP adalah produk remediasi tanah organik yang meningkatkan kesehatan tanah dan pertumbuhan tanaman. Produk ini meningkatkan efisiensi penyerapan pupuk dan meningkatkan Kapasitas Tukar Kation tanah, sehingga mengurangi kebutuhan pupuk sintetis.

BIOTRACOL

BIOTRACOL, fungisida mikroba, diformulasikan untuk memerangi berbagai penyakit tanaman, termasuk busuk buah, layu bakteri, layu fusarium, akar gada, hawar daun bakteri, dan blas.

BACTOHORTI

BACTOHORTI, pupuk mikroba multi-strain, direkayasa secara alami untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan produksi buah/umbi. Meningkatkan kekebalan tanaman, membantu mencegah penyakit. Secara signifikan, pupuk ini meningkatkan serapan pupuk, mengurangi penggunaan bahan kimia hingga 30%.

Formulir Pertanyaan Solusi