Sinar Tani

Terobosan Teknologi Imunisasi Probiotik Bactoplus
Tanaman Padi Tumbuh Sehat dan Produksi Meningkat

Bukti menunjukkan para petani yang menggunakan Bactoplus malai padi yang sudah menguning tetapi tanaman masih tampak subur, sehat dan sedikit sekali yang terserang hawar daun/Kresek/BLB. Sedang yang tidak mengaplikasikan Bactoplus tanaman padi tumbuh kurang subur , kurang sehat dan tampak sekali banyak malai padi yang kosong (warna putih hampa).

Demikian hasil pemantauan Sinar Tani di wilayah Karawang, Jawa Barat ketika mengunjungi para petani yang mengaplikasikan Bactoplus. Para petani tersebut antara lain bernama Baping, R.T. Masnen, Ujang, H. Bonyin, dan Encak.
Baping menjelaskan, dirinya mengaplikasikan Bactoplus dengan mencelupkan benih padi yang mau dipindah ke sawah ke dalam larutan bactoplus sesuai rekomendasi. Kemudian pada umur 30 hari setelah tanam disemprot Bactoplus. ‘’Hanya dua aplikasi itu, tanaman padi yang saat ini siap dipanen, hasilnya cukup memuaskan. Dan diperkirakan dengan melihat kondisi tanaman produksi meningkat 20 persen,’’ kata Baping yang juga sebagai Ketua Gapoktan Sriligar, Kerawang.

pemberian-penjelasan

Hal senada diakui, R.T. Masnen 42 tahun, berkat Bactoplus tanaman padinya yang siap di panen itu tumbuh sehat dan subur. Padi tampak kuning tetapi batang dan daun padi masih kelihatan subur sehingga tidak mudah roboh. ”Dan yang paling mengejutkan padi hampa (warna putih) hampir tidak ada,’’ tambahnya.
Ujang yang juga mengaplikasikan Bactoplus menambahkan, tanaman padinya yang ketika itu mau dirombak karena terserang hama, namun belum kesampaian tiba-tiba datang petugas dari PT. Prima Agro Tech, Aat yang memperkenalkan Bactoplus. Setelah aplikasi dua kali tanaman tumbuh subur dan sehat. ‘’saya berterima kasih sekali dengan teknologi

Bactoplus,’’ ujarnya.
”Lihat sendiri itu Pak, tanaman padi saya,’’ beda sekali kan dengan kanan kirinya,’’ kata H. Bonyin dan Encak petani yang telah mengaplikasikan Bactoplus.
Memang bukti menunjukkan, dan Sinar Tani langsung melihat sendiri, cukup dua kali aplikasi Bactoplus tanaman padi tampak tumbuh sehat, subur dan malai padi yang hampa (warna putih) sedikit sekali. Sedang tanaman padi yang tidak diaplikasikan bactoplus tampak beda banyak malai padi yang hampa atau warna putih.

Dari perhitungan para petani didampingi petugas pertanian setempat, melihat kondisi phisik dan hasil dari beberapa petani yang telah panen dengan mengaplikasikan Bactoplus menunjukkan peningkatan produksi padi sekitar 20 persen. Disamping itu peningkatan produksi padi, keuntungan lain dengan aplikasi bactoplus adalah mengurangi penggunaan pupuk dasar sebesar 25 persen, aplikasi yang simple, ringan dan harga terjangkau. ”karena berbentuk tablet cukup di saku saja bawa ke sawah. Hanya dua kali aplikasi. Dan lebih aman lagi karena merupakan produk hayati.’’ Kata para petani, seraya menambahkan, Bactoplus ini adalah suatu terobosan teknologi yang tepat diaplikasikan.

H. Ajun dari pengurus Koperasi Gapoktan Sinar Langgeng yang juga memiliki Kios Saprotan di Kerawang menyatakan, ke depan koperasi akan kerjasama dengan PT. Prima Agro Tech untuk melayani kebutuhan petani akan Bactoplus.’’Kami optimis Bactoplus ini akan berkembang pesat, harapnya.

baktoplus-news1

baktoplus-news2

404