KaretPLUS: Kiat Mengatasi Kering Alur Sadap

Dengan KaretPLUS selain dapat mengatasi kering alur sadap (KAS), juga meningkatkan kadar karet kering, menyuburkan tanaman dan menstabilkan lateks.
Kering Alur Sadap (Tapping Panel Dryness Bast) atau KAS merupakan momok bagi petani karet. Betapa tidak, bila sudah terserang penyakit fisiologis ini, pada saat tanaman karet disadap, getah karet alias lateks tidak keluar. Padahal, lateks adalah bahan baku karet yang bernilai penting. “Kering alur sadap itu momok bagi pekebun karet” tutur Erwin Haryanto, Business Development Manager PT Prima Agro Tech, produsen pupuk organic di Jakarta.

Penyakit ini disebabkan oleh penyadapan yang berlebihan, apalagi menggunakan (d/2) sehingga tanamannya kelelahan akibat intensitas penyadapan terlalu tinggi. Padahal pembentukan kembali lateks biasanya sekitar 48 jam setelah penyadapan. “Tanaman kelelahan karena intensitas sadap terlalu tinggi,” paparnya kepada AGRINA.
Prinsip Penyadapan
Mula-mula, menurut Dr. Chairil Anwar, M.Sc., Direktur Pusat Penelitian Karet, Bogor, KAS ini ditandai dengan tidak mengalirnya lateks pada sebagian alur sadap. Ini dikenal dengan KAS parsial. Lalu, dalam beberapa minggu seluruh alur sadap ini tidak mengeluarkn lateks sama sekali. Ini yang dikenal dengan KAS total. “Ketahanan pohon ada batasnya. Kalau frekuensi penyadapan terlalu tinggi, akan mengalami kekeringan,” jelasnya.

Prinsip penyadapan yang baik adalah mengambil partikel karet yang sudah disintesis di dalam jaringan pembuluh lateks. Penyadapan berlebihan sebelum terjadi pembentukan lateks hanya akan mengeluarkan banyak serum sehingga merugikan tanaman tersebut. “Kalau eksploitasi terlalu tinggi, dikuras, ibarat manusia, mengalami stres” tambahnya.

Salah satu cara untuk mengatasi KAS adalah menggunakan KaretPLUS, vitamin pohon karet, yang dipasarkan PT Prima Agro Tech. Aplikasi formulasi yang mengandung PEG (polyethylene glycol) ini dilakukan satu aplikasi setiap dua kali sadap (dengan frekuensi penyadapan setiap tiga hari sekali atau d/3). Berarti setiap minggu satu kali aplikasi. “Satu aplikasi saja sudah keluar lagi lateksnya. Tapi kita ingin seluruhnya sembuh sehingga dilakukan empat kali berturut-turut (sebulan),” saran Erwin bebrapa waktu lalu.

Cara aplikasi KaretPLUS dengan mengoleskannya ke alur sadap menggunakan sikat gigi. Dosis satu kali aplikasinya satu gram per pohon. Untuk empat kali aplikasimembutuhkan empat gram per pohon. Di pasaran tersedia KaretPLUS dalam kemasan satu liter (1000gr), 250 gr, atau 75 gr. Harga 1000 gr sekitar Rp440 ribu. Jika kita memiliki lahan karet sekitar satu hektar (476 pohon) dan 10% terkena KAS, maka kebutuhan KaretPLUS untuk empat kali aplikasi sebanyak 190,4 gr atau setara Rp83.776.

Setelah sembuh, menurut Erwin, jangan lagi menggunakan stimulan karena KAS akan kambuh lagi. Meski sudah empat aplikasi dengan KaretPLUS, imbuh dia, apliksi masih bisa dilanjutkan tetapi satu kali setiap lima kali sadap (frekuensi penyadapan d/3).

Menyuburkan Tanaman
KaretPLUS bukan hanya dapat mengobati KAS, tetapi juga menyuburkn tanaman karet karena formulasi KaretPLUS ini mengandung vitamin daun. “Pembentukan daun karet lebih rindang. Dengan pembentukan daun lebih bagusotomatis pohon karet menjadi sehat. Dengan demikian, produksinya (lateksnya) akan lebih bagus,” paparnya.

Keunggulan lain dari KretPLUS adalah meningkatkan kadar karet kering (dry rubber content) atau K3. Seperti diketahui, lateks tidak hanya mengandung partikel karet tetapi juga non-karet. K3 adalah porsi jumlah partikel karet di dalam lateks. K3 ini sangat penting karena industry karet mengolah karet berdasarkan berat kering bahan olah karet (bokar). Selain itu, KaretPLUS juga bisa menstabilkan lateks sehingga tidak cepat beku.

Memang kalau dilihat dari harga, sepertinya KaretPLUS ini mahal. Namun jika dibanding dengan hasil yang didapat seperti mngatasi KAS, meningkatkan K3, menyuburkan tanaman sehingga meningkatkan produksi lateks dan manstabilkn lateks, mak harga KaretPLUS ini relative murah. “Banyak pelanggan kami, sebelum pakai KaretPLUS, bilang, oh gila banget, harganya. Tetapi setelah memakainya mereka bilang murah sekali kalau dibandingkan dengan hasil yang didapat.” Tutupnya. Jadi, kalah membeli, menang memakai.

404